Hanya doaku yang bergetar malam ini
Saat sapaan rintiknya mulai membasahi bumi
Layaknya ketukan yang berulang
Walau di lain saat menjelma menjadi sejumlah angka yang sulit
Dan menerka jawaban atas angka-angka yang sulit itu
Namun pada akhirnya menjadikannya tertunda
Atau mungkinkah ini sebuah harapan yang salah?
(Ku tak pernah memiliki jawaban atasnya)
Yang ku tahu pasti
Hujan adalah arloji sejati
Tak pernah lelah berdetak
Yang akan memberikan kita sebuah jawaban
Entah esok entah nanti
Atas Nama Waktu
Yang membawaku pada hari ini
Rabu, 21 Januari 2015

0 komentar:
Posting Komentar