Sabtu, 27 Januari 2018

Karena Cinta

Bintang, mungkin malam ini kau melihatku terjaga lagi.
Menyempatkan satu malam untuk memikirkannya.
Dengan segala rasa yang ada.
Dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.

Apakah kau tau, bintang?
Tentang cinta yang tak kasat mata.
Namun, tercermin dari perilaku kita.
Benarkah itu?

Tapi taukah kau terkadang cinta juga tersembunyi?
Dibalik keras dan tegasnya seseorang.
Dibalik egois dan keras kepalanya seseorang.
Dan dibalik masa bodoh dan takutnya seseorang.

Dulu, aku bersembunyi dibalik masa bodoh itu.
Berusaha tidak peduli terhadap apa yang akan terjadi.
Entah sesuai harapan ataupun tidak.
Aku tidak peduli.

Namun sekarang, aku bersembunyi dibalik rasa takut ini.
Bodoh memang, aku akui.
Namun inilah yang aku alami.
Terlalu takut berharap, hingga akhirnya berusaha menghilangkan harapan itu.

Jahat? Benar.
Aku memang terlalu egois untuk melindungi diriku sendiri.
Agar tidak jatuh, agar tidak tersakiti.
Menjaga sebisa mungkin untuk bisa terlihat aku bisa sendiri.

Jika aku mampu, akan ku kendalikan perasaanmu.
Jika aku mampu, akan ku kendalikan pikiranmu.
Jika aku mampu, akan ku kendalikan sikapmu.
Namun, semesta pun tau bahwa aku takkan mampu.

Karenanyalah rasa takutku muncul.
Yang mampu menutupi rasa cintaku dengan sempurna.
Maka, aku hanya mampu untuk berdoa.
Agar pergi rasa takutku, agar bertambah rasa percayaku.

Cinta, kau takkan marah bukan kujadikan alasan atas rasa takutku ini?