20 September 2014
Hari dimana aku mulai
menginjakan kakiku di usia 19 tahun
Hari dimana aku mulai
kehilangan satu tahun waktuku di dunia
Hari dimana Allah
memberiku kebahagiaan yang luar biasa
Semuanya terasa berbeda
Begitu istimewa 20
September tahun ini
Mengapa?
Karena semua orang
terdekatku memberiku senyuman terindahnya
Dimulai dari dini hari
Iqra orang pertama yang
memberiku ucapan selamat ulang tahun
Semuanya biasa saja
tapi aku menganggapnya lebih dari biasa
Karena masih ada
seseorang yang menemaniku di pergantian usiaku tahun ini
Dan inilah tahun ketiga
dia menemaniku
Menjelang pukul 01.30
Aku pun mendapatkan
kejutan yang tidak kuduga sebelumnya
Vika, dia membawakanku
sebuah kue beserta lilin di tangannya
Sebuah nyanyian ulang
tahun pun terdengar di malam itu
Dia juga memberiku kado
Sebuah blazer yang dia
tau aku memang sedang membutuhkannya
Kami membuat video,
berfoto, dan menghabiskan kue itu berdua
Sungguh, malam yang
istimewa
Siang harinya aku pun
mendapatkan kejutan yang kedua
Kejutan itu dari
teman-teman angkatanku
Saat aku mengisi acara
di Tematik
Teman-temanku
membawakan sebuah kue ke tempat acara berlangsung
Kebetulan saat itu ada
temanku juga yang berulang tahun
Akhirnya kami berdua
pun tiup lilin di tengah-tengah acara tersebut
Disaksikan pula oleh
semua kakak tingkat
Bersama teman baru aku
pun mendapatkan sebuah kesan baru di ulang tahunku kali ini
Namun, yang paling
berkesan adalah saat aku dan kedua orangtuaku makan malam bersama
Bukan kejutan yang aku
dapat tapi kehangatan
Acara makan malam yang
membuatku merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya
Bukan kado, bukan pula
kue ulang tahun yang menjadi alasannya
Tapi sebuah ucapan dan
ciuman penuh kasih sayang
Kudapatkan dari kedua orangtuaku saat itu
Kudapatkan dari kedua orangtuaku saat itu
Mereka memang telah
membiasakanku untuk tidak merayakan ulang tahun secara berlebihan
Cukup dengan makan
malam bersama
Dengan kado sebuah doa
dan canda tawa sebagai pelengkapnya
Karena kebersamaan bersama
keluarga adalah segalanya
Tidak sampai disitu
Keesokan harinya aku
pun mendapat kejutan untuk yang ketiga kalinya
Kali ini dari Iqra
Ini adalah yang
berkesan kedua setelah acara makan malamku
Dia memberiku 3 kejutan
Sebuah mawar putih,
kado berupa jam weker, dan kue ulang tahun
Mawar putih
diberikannya dengan alasan putih itu lambang kesucian atau ketulusan
Lalu dia memberiku
sebuah jam weker agar dia selalu dapat membangunkanku di pagi hari dengan
perantara jam itu
Dan kue ulang tahun
memang menu wajib sebagian orang di hari yang spesial
Semuanya dikemas rapi
olehnya, menjadikan hari itu benar-benar “hariku”
Hari yang menyenangkan,
mengharukan, dan mengesankan
Dua hari yang indah
Bersama orang-orang
terkasih
Dengan senyuman indah
yang menghiasinya
Terimakasih telah
memberiku hadiah terbaik di tahun ini
Ya, kalian adalah kado
teristimewa yang Allah berikan padaku
Dengan kebahagiaan yang
tulus terpancar
Kurasakan hangatnya sebuah kasih sayang…
![]() |
| Kejutan dari Vika |
| Kejutan di acara Tematik oleh Himatika Untirta |
![]() |
| Kejutan dari Iqra |


0 komentar:
Posting Komentar