Kamis, 25 September 2014

My 19th Birthday

20 September 2014

Hari dimana aku mulai menginjakan kakiku di usia 19 tahun
Hari dimana aku mulai kehilangan satu tahun waktuku di dunia
Hari dimana Allah memberiku kebahagiaan yang luar biasa

Semuanya terasa berbeda
Begitu istimewa 20 September tahun ini
Mengapa?
Karena semua orang terdekatku memberiku senyuman terindahnya

Dimulai dari dini hari
Iqra orang pertama yang memberiku ucapan selamat ulang tahun
Semuanya biasa saja tapi aku menganggapnya lebih dari biasa
Karena masih ada seseorang yang menemaniku di pergantian usiaku tahun ini
Dan inilah tahun ketiga dia menemaniku

Menjelang pukul 01.30
Aku pun mendapatkan kejutan yang tidak kuduga sebelumnya
Vika, dia membawakanku sebuah kue beserta lilin di tangannya
Sebuah nyanyian ulang tahun pun terdengar di malam itu

Dia juga memberiku kado
Sebuah blazer yang dia tau aku memang sedang membutuhkannya
Kami membuat video, berfoto, dan menghabiskan kue itu berdua
Sungguh, malam yang istimewa

Siang harinya aku pun mendapatkan kejutan yang kedua
Kejutan itu dari teman-teman angkatanku
Saat aku mengisi acara di Tematik
Teman-temanku membawakan sebuah kue ke tempat acara berlangsung

Kebetulan saat itu ada temanku juga yang berulang tahun
Akhirnya kami berdua pun tiup lilin di tengah-tengah acara tersebut
Disaksikan pula oleh semua kakak tingkat
Bersama teman baru aku pun mendapatkan sebuah kesan baru di ulang tahunku kali ini

Namun, yang paling berkesan adalah saat aku dan kedua orangtuaku makan malam bersama
Bukan kejutan yang aku dapat tapi kehangatan
Acara makan malam yang membuatku merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya
Bukan kado, bukan pula kue ulang tahun yang menjadi alasannya
Tapi sebuah ucapan dan ciuman penuh kasih sayang
Kudapatkan dari kedua orangtuaku saat itu

Mereka memang telah membiasakanku untuk tidak merayakan ulang tahun secara berlebihan
Cukup dengan makan malam bersama
Dengan kado sebuah doa dan canda tawa sebagai pelengkapnya
Karena kebersamaan bersama keluarga adalah segalanya

Tidak sampai disitu
Keesokan harinya aku pun mendapat kejutan untuk yang ketiga kalinya
Kali ini dari Iqra
Ini adalah yang berkesan kedua setelah acara makan malamku

Dia memberiku 3 kejutan
Sebuah mawar putih, kado berupa jam weker, dan kue ulang tahun
Mawar putih diberikannya dengan alasan putih itu lambang kesucian atau ketulusan
Lalu dia memberiku sebuah jam weker agar dia selalu dapat membangunkanku di pagi hari dengan perantara jam itu
Dan kue ulang tahun memang menu wajib sebagian orang di hari yang spesial

Semuanya dikemas rapi olehnya, menjadikan hari itu benar-benar “hariku”
Hari yang menyenangkan, mengharukan, dan mengesankan

Dua hari yang indah
Bersama orang-orang terkasih
Dengan senyuman indah yang menghiasinya
Terimakasih telah memberiku hadiah terbaik di tahun ini

Ya, kalian adalah kado teristimewa yang Allah berikan padaku
Dengan kebahagiaan yang tulus terpancar
Kurasakan hangatnya sebuah kasih sayang…


Kejutan dari Vika
Kejutan di acara Tematik oleh Himatika Untirta
Kejutan dari Iqra

0 komentar:

Posting Komentar